December 2, 2022
zero waste

Zero Waste: Gaya Hidup untuk Memperbaiki Diri dan Bumi

Author: Siti Fajriyah Nida Aulia
Word count: 1.593
Time to read: 6 minutes

Pernahkah kamu berpikir untuk menerapkan gaya hidup zero waste?

Seringkali masyarakat mengerutkan alis saat pertama kali mendengar kata zero waste. Masyarakat cenderung berpikir dan menyimpulkan bahwa tidak mungkin manusia bisa hidup tanpa memproduksi sampah. Sentimen tersebut bukanlah salah, apalagi jika melihat mentalitas dan kebiasaan yang ada pada masyarakat saat ini.

Contoh sederhana bisa kita lihat dari bagaimana sulitnya menemukan makanan tanpa kemasan plastik di supermarket, bahkan untuk sayur dan buah. Dari sinilah, bisa disimpulkan bahwa kita semua adalah bagian dari aliran limbah ekonomi.

Terdapat banyak miskonsepsi yang muncul mengenai gaya hidup zero waste yang kemudian membuat masyarakat bertanya-tanya dan bahkan menjadi pesimis untuk menerapkan gaya hidup tersebut. Oleh karena itu, mari kita kupas tuntas apa itu zero waste dan manfaatnya untuk kita dan lingkungan.

Apa itu zero waste?

Gerakan zero waste adalah gerakan merubah gaya hidup sehari-hari menjadi lebih ramah lingkungan untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan individu setiap hari. Tujuan utama gaya hidup ini adalah untuk membangun komitmen pada masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan setiap harinya dan mengirimkan sampah sesedikit mungkin ke TPA.

Meskipun tidak mungkin untuk tidak menciptakan dan menghasilkan sampah sama sekali, namun ada banyak cara untuk mengurangi jumlahnya yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi bumi dan lingkungan kita. Gerakan gaya hidup zero waste memprioritaskan daur ulang dan penggunaan produk dan barang secara berulang daripada membeli barang sekali pakai yang dapat memperburuk keadaan TPA dan berkontribusi pada perubahan iklim dan pemanasan global.

Tentunya mengadopsi gaya hidup zero waste ke kehidupan kita bukanlah suatu proses yang mudah dan dapat menjadi sebuah tantangan. Kamu harus melupakan perilaku boros sambil belajar mempraktikkan cara berbelanja dan berkehidupan yang tidak konsumtif. Namun, jangan khawatir karena terdapat banyak sekali perkumpulan dan juga komunitas yang tidak sungkan untuk menuntun dan memberikan tips dan trik agar kamu bisa memulai gaya hidup zero waste dengan lebih mudah.

Manfaat zero waste

Dengan menjalani gaya hidup zero waste, kita dapat merasakan berbagai manfaat di berbagai aspek dalam kehidupan kita. Manfaat-manfaat inilah yang kemudian bisa kita jadikan sebagai alasan kuat untuk selalu memotivasi kita dalam berproses menerapkan gaya hidup zero waste.

Gaya hidup zero waste setidaknya memberikan manfaat pada aspek-aspek sebegai berikut:

1.    Kesehatan

Kesehatan sangat berkaitan erat dengan zero waste dan merupakan salah satu tujuan dari penerapannya. Perlu kita ingat bahwa gaya hidup ini bukan hanya mendorong perbaikan bumi dan lingkunan, namun juga juga mendorong perbaikan pada orang-orang yang menerapkannya. Contohnya, dengan membeli dan memasak makanan organik tentunya tubuh kita akan menjadi lebih sehat dibandingkan jika kita membeli dan mengonsumsi makanan instan.

Zero waste juga mendorong kita untuk membeli makanan secukupnya sesuai kebutuhan. Jika dibiasakan, kebiasaan ini dapat membuat kita terhindar dari asupan makanan yang sembarangan ataupun makanan instan, yang kemudian menjadikan makanan sehat dan bernutrisi sebagai pilihan konsumsi kita sehari-hari. Dengan demikian, pola makan kita dapat berubah menjadi lebih baik.

2.    Ekonomi

Pada aspek ekonomi atau finansial, zero waste dapat membantu kita terhindar dari kebiasaan impulsive buying. Hal ini bisa terjadi karena kecenderungan gaya hidup zero waste yang mendorong kita untuk membuat keputusan secara bijak dan seksama ketika ingin membeli suatu barang, sehingga kita akan terbiasa untuk hanya membeli barang yang dibutuhkan saja.

Gaya hidup zero waste juga menyarankan kita untuk lebih sering melakukan DIY (Do It Yourself) dan mengurangi frekuensi berbelanja. Contohnya, untuk membersihkan peralatan rumah tangga kita bisa meracik sendiri dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti cuka dan soda kue.

Selain itu, gaya hidup zero waste juga dapat merubah kebiasaan berbelanja kita. Kita akan lebih cenderung memilih barang-barang yang high maintenance namun dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Hal ini berlaku untuk pakaian, furnitur, dan lain sebagainya. Dengan demikian, kita dapat semakin menghemat pengeluaran.

3.    Lingkungan

Tujuan dan manfaat utama dari zero waste adalah untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Maka dari itu, gaya hidup zero waste mengajak kita untuk memilih produk-produk yang organik, alami, dan minim sampah/limbah, sehingga kita dapat mengurangi produksi polusi pada bumi.

Salah satu penerapan gaya hidup zero waste juga diwujudkan dengan tidak menjadikan makanan sisa terbuang sia-sia di rumah. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan scrappy cooking—mengolah dan memasak bahan makanan sisa—ataupun dengan membuat kompos organik dari sampah makanan. 

Dengan menerapkan gaya hidup zero waste kita juga tentunya turut membantu mengurangi dampak pemanasan global dan memperlambat perubahan iklim. Hal ini bisa terjadi karena kita didorong untuk melakukan hal-hal yang baik untuk lingkungan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

Contohnya, menahan perilaku konsumtif dan berpikir secara bijak sebelum membeli sesuatu. Pasalnya total emisi gas rumah kaca di dunia banyak dipengaruhi dari produksi barang melalui pabrik-pabrik yang memproduksi barang-barang dan makanan yang seringkali kita beli tanpa berpikir secara seksama.

Tips menerapkan zero waste

Menerapkan gaya hidup zero waste tentunya bukanlah sebuah proses yang instan. Dengan terus berupaya untuk mengambil langkah-langkah kecil, kita dapat sedikit demi sedikit melupakan gaya hidup yang boros dan konsumtif.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga:

1.    Berhenti menggunakan barang sekali pakai

Barang-barang yang terbuat dari plastik dan digunakan untuk sekali pemakaian seperti peralatan makan, sedotan, tisu, dan botol plastik berkontribusi banyak terhadap jumlah sampah dan polutan yang mengganggu bumi kita. Oleh karena itu, gunakanlah barang atau produk yang dapat digunakan secara berulang, seperti peralatan makan logam atau kain serbet untuk mengurangi jumlah sampah kertas dan plastik yang kamu hasilkan setiap kali makan. Lalu, biasakan untuk selalu membawa botol air minum sendiri yang dapat digunakan secara berulang (seperti tumbler atau termos stainless steel) daripada membeli air mineral dengan botol plastik di minimarket.

2.    Catat dan perhatikan sampah yang kamu hasilkan

Meskipun mungkin terdengar aneh, memeriksa sampah bisa membantu kamu mengidentifikasi dari mana sebagian besar sampah kamu berasal. Dengan memahami kebiasaan dan gaya hidup diri sendiri, kamu akan mendapatkan gambaran tentang kebiasaan dan konsumsi apa saja yang perlu dikurangi agar produksi limbahmu juga berkurang. Misalnya, jika sebagian besar sampah kamu adalah sisa makanan yang tidak sempat dimakan dan terlanjur basi, maka kamu perlu mengambil langkah-langkah untuk mengubah kebiasaan berbelanja sehingga kamu hanya membeli apa yang dapat kamu konsumsi secara wajar.

3.    Lakukan daur ulang

Daur ulang adalah proses dimana bahan dan produk bekas yang sudah tidak terpakai diubah menjadi produk baru. Daur ulang juga dapat mengurangi pasokan bahan dalam skala besar, membantu menghemat energi, meminimalkan emisi gas rumah kaca, dan mengurangi angka probabilitas deforestasi.

 Ada banyak cara untuk mendaur ulang, mulai dari melakukan DIY dan menggunakan kembali benda-benda lama hingga mengirim benda-benda tersebut ke tempat atau pos daur ulang. Misalnya, jika kamu penggemar skincare, kamu dapat mengikuti program recycle oleh beauty store seperti Sociolla, dimana toko menyediakan recycle station untuk kemasan-kemasan bekas yang kemudian akan di daur ulang.

4.    Berbelanja pakaian di Thrift Store

Membeli pakaian bekas di thrift store adalah salah satu cara yang bisa kamu lakukan jika kamu ingin menambah koleksi pakaian namun juga ingin tetap menjaga lingkungan. Hal ini tentu saja jauh lebih baik daripada membeli pakaian baru dari merek fast-fashion yang sisa produksi bahan-bahannya kerap kali berakhir di TPA. Selain itu, beberapa thrift store juga biasanya bukan hanya  menawarkan  pakaian, tetapi juga buku, barang-barang rumah tangga, dan furnitur yang masih layak pakai ataupun bisa di-upcycle menjadi barang berguna lainnya.

5.    Belajar membuat kompos

Tahukah kamu? Sebagian besar sisa makanan yang kita hasilkan seperti cangkang telur atau kulit buah merupakan bahan yang bisa dibuat kompos. Pengomposan dapat mengubah sisa makanan menjadi pupuk organik yang baik untuk lingkungan karena tidak mengandung zat metana berbahaya yang nantinya akan dilepaskan ke udara saat bahan-bahan organik mulai terurai di TPA.

6.    Membeli makanan segar

Makanan olahan seringkali dikemas dalam kemasan plastik yang berbahaya bagi lingkungan. Oleh karena itu, membeli lebih banyak makanan segar adalah cara yang bagus untuk mengurangi jumlah penggunaan plastik. Kamu juga harus dapat membiasakan diri untuk tidak menggunakan kantong plastik yang disediakan di toko kelontong, supermarket, ataupun pasar tradisional, dan memasukkan belanjaanmu ke dalam tas belanja dan wadah yang sudah kamu siapkan dari rumah.

7.    Gunakan baterai isi ulang

Jika kamu menggunakan barang-barang elektronik dengan baterai sekali pakai, cobalah untuk beralih ke bateri isi ulang. Baterai isi ulang dapat membantu kamu untuk menghemat uang dan mengurangi jumlah kemasan plastik dan baterai kosong yang nantinya dapat meracuni tanah TPA.

8.    Berkenalan dengan komunitas zero waste

Kamu bisa mencari komunitas, forum, maupun akun-akun media sosial yang bertujuan untuk mendorong dan mendukung gaya hidup zero waste. Kelompok-kelompok ini nantinya dapat mendukung dan membantu kamu untuk mendapatkan informasi yang diperlukan agar kamu dapat lebih mudah dalam menerapkan gaya hidup zero waste.

Berikut adalah beberapa akun yang dapat mendukung keberlangsungan gaya hidup zero waste kamu.

  • Zero Waste Indonesia   

Berbentuk komunitas, akun ini dapat membantu kamu mendapatkan segala informasi mengenai zero waste dan gaya hidup zero waste.

Situs web: https://zerowaste.id/

Instagram: zerowaste.id_official

  • Waste4change

Outlet satu ini dapat menjadi wadah bagi kamu yang bingung untuk menyalurkan sampah-sampah dan barang bekas yang sudah tidak terpakai.

Situs web: https://waste4change.com/

Instagram: waste4change

  • Siklus

Siklus atau siklus refill merupakan toko dan juga jasa yang mengantarkan isi ulang untuk produk rumah tangga tanpa kemasan plastik langsung ke rumah para pembelinya.

Situs web: https://www.siklus.com/

Instagram: siklusrefill

  • Plastic Bank Indonesia

Berpusat di Kanada, Plastic Bank adalah salah satu outlet dan komunitas pengumpul sampah terbesar. Dengan mendaftar sebagai kolektor pada aplikasi atau situs web, kamu bisa menukarkan sampah plastikmu dengan poin yang nantinya bisa dijadikan uang.

Situs web: https://plasticbank.com/

Instagram: plasticbankindonesia

  • #TukarBaju

Bagi kamu yang bingung kemana harus mendonasikan baju-baju bekas, #TukarBaju bisa menjadi solusi kamu agar baju lamamu tidak berakhir menjadi limbah tekstil di TPA.

Instagram: tukarbaju_


Dari penjelasan di atas, kita bisa melihat apa sebenernya gaya hidup zero waste, tips dan trik mengadopsinya ke kehidupan kita, dan juga manfaat yang diberikan dari penerapannya ke lingkungan dan kehidupan kita. Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah gaya hidup zero waste-mu sekarang!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *