December 3, 2022

Urban Gardening: Cara Efektif Hijaukan Rumah di Tengah Padatnya Perkotaan

By Yessi Odilia

Hobi Urban Gardening atau berkebun di tengah perkotaan menjadi kegiatan yang cukup digandrungi banyak orang dalam mengisi waktu luang di tengah masa pandemi Covid-19.

Dilansir dari laman resmi Menteri Pertanian Indonesia, terjadi peningkatan signifikan akan jumlah ekspor tanaman hias seiring dengan tingginya animo masyarakat terhadap hobi menanam tanaman hias di tahun 2020.

Kendati demikian, terbatasnya lahan tanam menjadi kendala yang dialami sebagian besar orang dalam melakukan hobi berkebun ini.

Padatnya lahan perumahaan penduduk menjadi rintangan bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan untuk ‘menghijaukan’ lingkungan rumahnya.

Jika Anda mengalami hal serupa, Anda tidak perlu khawatir! Urban Gardening dapat menjadi solusi bagi Anda yang ingin berkebun namun memiliki lahan terbatas.

Apa Itu urban gardening?

First of all, pahami konsep Urban Gardening.

Urban Gardening merupakan istilah berkebun di tengah lingkungan perkotaan.

Istilah ini merupakan cabang dari Urban Agriculture yang mencakup kegiatan produksi, distribusi dan pengelolaan pangan dalam sektor budidaya tanaman dan ternak di perkotaan.

Berbeda dari Urban Agriculture, Urban Gardening memiliki skala yang lebih kecil sehingga kegiatan ini dapat dilakukan tanpa memerlukan modal dan bahan yang banyak.

Urban Gardening ini lebih berfokus pada kegiatan berkebun di daerah perkotaan.

Jenis tanaman dan lahan yang diperlukan pun akan disesuaikan dengan kondisi lingkungan perkotaan yang padat dan terbatas.

Karenanya, Anda dapat memulai berkebun di rumah tanpa khawatir dengan terbatasnya lahan yang tersedia.  

Jenis tanaman yang dapat digunakan pun beragam, mulai dari tanaman hias, tanaman obat sampai tanaman pangan yang hasil panennya dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan.

Anda dapat memilih jenis tanaman yang Anda sukai atau tanaman yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Segudang Manfaat Urban Gardening

Kegiatan berkebun pada umumnya memiliki berbagai manfaat baik bagi Kesehatan jasmani maupun Kesehatan mental.

Meskipun sedikit berbeda dengan jenis teknik berkebun lainnya, teknik Urban Gardening memiliki manfaat yang sama banyaknya dengan jenis-jenis berkebun lainnya.

Berikut manfaat yang akan Anda dapatkan dengan rutin melakukan kegiatan berkebun:

Bakar Kalori dengan Melakukan Urban Gardening di Rumah

Obesitas menjadi salah satu masalah Kesehatan yang banyak dialami dalam masa Pandemi Covid-19.

Terbatasnya aktivitas di luar rumah sebagai bentuk pencegahan penularan Virus Covid-19 membuat sebagian orang melakukan seluruh aktivitasnya di rumah.

Ruang gerak yang terbatas dan keinginan untuk bersantai di rumah akhirnya menjadi penyebab tingginya berat badan di masa pandemi.

Berkebun dapat membantu Anda untuk membakar kalori di rumah. Kegiatan ini nyatanya cukup ampuh untuk menurunkan jumlah kalori yang ada dalam tubuh.

Riset menunjukan bahwa orang yang rajin berkebun cenderung memiliki index massa tubuh (BMI: Body Mass Index) yang rendah ketimbang orang yang tidak rutin melakukan kegiatan berkebun.

Berkebun Dapat Mempertajam Daya Ingat dan Menjaga Memori Otak

Dilansir dari Healthline.com, kegiatan berkebun terbukti dapat meningkatkan perkembangan syaraf-syaraf otak yang menjalankan fungsi ingatan.

Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk mengamati hubungan antara kegiatan berkebun dengan kesehatan fungsi otak.

Terbukti, kegiatan berkebun dapat mendorong pembentukan syaraf yang berkaitan dengan daya ingat.

Berkebun Dapat Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Penyakit-Penyakit Lainnya

Kegiatan berkebun termasuk dalam kategori Aktivitas Fisik Sedang dimana tubuh akan mengalami peningkatan denyut jantung dan kecepatan frekuensi nafas namun tidak sampai terengah-engah.

Saat melakukan aktivitas fisik sedang, tubuh akan menggunakan 3,5 – 7 Kcal / menit.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa 2,5 jam Aktivitas Fisik Sedang dapat menekan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, osteoporosis, stroke, dan kanker usus.

Aktivitas ini pun dapat menurunkan potensi kematian di usia dini.

Dengan demikian, rutin melakukan kegiatan berkebun akan mencegah timbulnya penyakit-penyakit dalam tubuh. 

Obati Stress dan Jaga Kesehatan Mental Anda dengan Berkebun Di Rumah

Selain memberi manfaat bagi Kesehatan jasmani, kegiatan berkebun pun sangat bermanfaat untuk menjaga Kesehatan mental.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh PubMed Central pada tahun 2011, kegiatan berkebun terbukti dapat meredakan gejala depresi dan menjaga Kesehatan mental secara general.

Kegiatan berkebun mampu menurunkan jumlah hormon kortisol yang diproduksi saat tubuh mengalami stress.

Saat Anda sedang mengalami stress atau tekanan psikis lainnya, Anda dapat mencoba memulai berkebun untuk menenangkan hati dan pikiran Anda.

Berkebun pun dapat menjadi kegiatan yang dilakukan untuk menyembuhkan prilaku ketergantungan.

Jika Anda menderita ketergantungan seperti ketergantungan alcohol atau ketergantungan lainnya, berkebun dapat menjadi terapi yang mudah dan menyenangkan untuk dilakukan di rumah.

Berbagai Variasi Jenis Urban Garden

Anda dapat menyesuaikan kebutuhan dan peralatan yang tersedia dengan jenis Urban Garden yang akan Anda buat. Dilansir dari Burpee, berikut macam-macam jenis urban gardening yang dapat Anda buat:

Container Garden

Jenis taman ini dapat dikatakan jenis yang paling sering dijumpai pada kebun rumah.

Dengan memanfaatkan wadah sebagai tempat menampung media tanam, Anda dapat menempatkan tanaman Anda di berbagai ruang di rumah Anda.

Wadah yang digunakan untuk membuat jenis taman ini pun beragam. Mulai dari pot tanaman, kaleng bekas, jerigen, ember bekas dan wadah lainnya. Anda dapat berkreasi dengan memanfaatkan barang yang tersedia untuk mempercantik taman di rumah Anda.

Dengan mendaur ulang barang berkas yang tersedia sebagai wadah tanaman, Anda dapat mengurangi limbah barang bekas dan turut berkontribusi dalam upaya menjaga lingkungan.

kreasi container garden
Kreasi Container Garden
Vertical Garden

Jika Anda tidak memiliki lahan untuk menaruh pot tanaman di rumah, jenis taman ini sangat cocok untuk Anda.

Jenis taman ini memanfaatkan lahan vertikan sebagai tempat untuk menaruh pot tanaman.

vertical garden

Vertical Garden dapat dibedakan menjadi dua jenis sesuai dengan cara penanamannya:

  1. Green Façade

Jenis ini merupakan jenis vertical garden yang menggunakan dinding sebagai media tanam. Dengan demikian, tanaman akan langsung tumbuh dan merambat pada dinding yang disediakan.

2. Living Wall

Pada jenis ini, media tanam yang digunakan merupakan dinding yang telah memiliki instalasi rangka untuk menopang tanaman yang akan ditempatkan.

Rooftop Garden dan Green Roofs

Bagi Anda yang tinggal di apartemen, jenis taman ini dapat menjadi pilihan tepat.

Jenis taman ini sangat cocok untuk bangunan-bangunan tinggi seperti Gedung apartemen, Gedung mall dan Gedung tinggi lainnya. Anda dapat memanfaatkan lahan rooftop sebagai tempat berkebun.

Bagian atap yang langsung terkena sorot matahari dapat mempermudah perawatan jenis tanaman yang memerlukan banyak sinar matahari.

Indoor Garden

Anda ingin berkebun tapi tidak memiiliki halaman? Ini solusinya!

Indoor Garden merupakan teknik berkebun di dalam ruangan. Anda dapat menempatkan pot tanaman di dalam ruangan yang memiliki cukup sinar matahari.

Pilihlah tanaman-tanaman dengan ukuran kecil dan sedang agar ruangan tidak terkesan penuh oleh Indor garden.

Community Garden

Jenis taman ini biasanya diaplikasikan di pertengahan lahan kota. Berbeda dengan jenis Indoor dan Container Garden, jenis taman ini memiliki skala yang cukup besar dengan kebutuhan lahan dan jumlah tanaman yang besar pula.

Taman kota ini dijadikan fasilitas bagi masyarakat setempat untuk bersantai atau bercengkrama. Karena itu jenis taman ini dinamai community garden.

Urban Gardening 101: Langkah Mudah Membuat Urban Garden di Rumah

Tidak perlu keterampilan khusus atau pun modal dan lahan yang melimpah untuk memulai hobi Urban Gardening. Anda dapat memulai berkebun dengan lahan dan bahan yang sederhana.

Berikut langkah-langkah yang dapat membantu Anda dalam membangun dan memelihara Urban Garden di rumah:

  1. Pilih spot atau area yang memadai untuk melakukan kegiatan berkebun di rumah

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan tempat yang akan dijadikan lahan Urban Gardening.

Sebaiknya pilihlah tempat dengan pencahayaan matahari yang baik agar tanaman Anda mendapat cukup sinar matahari yang berperan penting dalam pertumbuhan tanaman.

Dengan demikian, jika Anda tidak memiliki lahan yang luas Anda dapat memilih tanaman dengan ukuran kecil sampai sedang.

2. Tentukan jenis tanaman yang akan Anda gunakan sebagai Urban Garden

Langkah ini dapat menjadi bagian paling menyenangkan dalam membuat Urban Garden.

Anda dapat mulai mencari jenis-jenis tanaman yang menarik perhatian Anda.

Terdapat banyak jenis pilihan tanaman dengan bunga yang cantik, daun yang unik atau bahkan tanaman dengan pola warna mencolok di setiap bagiannya.

Pilihlah tanaman yang sesuai dengan kebutuhan Anda seperti tanaman pangan yang hasilnya dapat dijadikan bahan makanan atau tanaman obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

3. Sediakan media tanam dan pengairan untuk Urban Garden Anda

Media tanam dan pengairan merupakan hal penting untuk menjaga agar Urban Garden Anda tetap bertumbuh.

Pilihlah media tanam yang baik agar tanaman Anda mendapat nutrisi yang baik dan terhindar dari penyakit tanaman.

Jika Anda bingung dengan media tanam yang dipilih, Anda dapat menggunakan media siap tanam yang mengandung tanah serta pupuk didalamnya.

Dengan media siap tanam ini, Anda tidak perlu repot mencampur tanah dan bahan-bahan lainnya untuk membuat media dengan kualitas baik.

Media tanam ini tersedia di berbagai toko peralatan dan bibit berkebun

https://www.tokopedia.com/pilarpot/tanah-untuk-tanaman-media-tanam-siap-pakai-gojek-only?src=topads

Selain media tanam yang baik, pengairan yang baik pun sangat diperlukan untuk menjaga tanaman tetap sehat. Pastikan rumah Anda memiliki air yang cukup untuk menyiram Urban Garden Anda.

Jangan menyiram tanaman secara berlebih karena dapat membuat akar tanaman busuk. Siramlah tanaman dengan secukupnya.

Jumlah penyiraman tanaman yang ideal dapat disesuaikan dengan jenis tanamannya.

Rutinlah memeriksa kelembaban tanah Urban Garden Anda.

4. Tips memilih tanaman yang cocok untuk Anda

Jika Anda masih ragu dengan jenis tanaman yang akan Anda pilih, Anda dapat mengikuti tips-tips berikut:

Pilih tanaman dengan tingkat perawatan yang sesuai dengan Anda

Setiap tanaman memiliki tingkat perawatan yang berbeda. Semakin sulit tingkat perawatan suatu tanaman, semakin tinggi pula skill berkebun yang diperlukan.

Sebagai pemula, Anda dapat memilih tanaman dengan tingkat perawatan yang mudah. Jenis tanaman ini tidak akan cepat mati meskipun Anda lupa menyiram Urban Garden Anda.

Jenis-jenis tanaman yang termasuk dalam kategori ini adalah Lidah Buaya, Kaktus, Peace Lily, Sirih Gading, Monstera Deliciosa, Lidah Mertua, Lavender, dsb.

tanaman dengan tingkat perawatan mudah
Pilih tanaman dengan kebutuhan sinar matahari yang sesuai dengan kondisi rumah Anda

Ketersediaan pencahayaan matahari di rumah atau tempat Urban Garden Anda dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memilih jenis tanaman yang tepat.

Tanaman yang memerlukan banyak sinar matahari seperti Anggrek, Jagung dan tamanan Kacang-kacangan akan layu jika ditempatkan pada lahan yang kurang mendapat sinar matahar

So, itulah hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai hobi Urban Gardening. Lahan terbatas di kota tidak menutup kesempatan kita untuk mengasrikan lingkungan. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *