December 3, 2022

Open Trip vs Private Trip: Mana yang Lebih Worth It untuk Traveling?

Hi travelers!

Sejauh mana persiapan traveling-mu akhir tahun ini? Beberapa destinasi pariwisata di Indonesia sudah mulai beroperasi lagi loh! Situasi pandemi yang membaik membuat kita bisa berpergian lagi tahun ini.

Apakah kalian tidak tergiur untuk melakukan traveling? Mari kita lepas penat setelah bekerja keras di tahun 2022 ini!

Asal travelers tahu, banyak pilihan jenis traveling yang bisa dipilih untuk melakukan traveling tahun ini. Contohnya yaitu open trip dan private trip.

Beberapa dari travelers pasti sudah tidak asing dengan istilah open trip dan private trip dalam traveling, bukan? Yuk kita kupas keduanya lebih dalam! Mana sih yang lebih worth it?

Open Trip: Murah sih, tapi…

Open trip yaitu jenis kegiatan berwisata ke tempat tertentu. Paket ini biasanya diperuntukkan sekelompok orang. Ini bisa dilakukan oleh mulai dari 2 orang, bahkan sampai puluhan orang.  Namun, adapula open trip yang diperuntukkan satu orang.

Menariknya, agen travel sudah mempersiapkan segala hal untuk kegiatan traveling. Jadi, travelers hanya perlu membawa diri dan perlengkapan pribadi untuk melakukan traveling. Sangat simpel bukan?

Lebih jelasnya, berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan jika travelers ingin memilih open trip sebagai pilihan wisata travelers:

1. Murah Meriah

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh open trip ini adalah harganya yang ramah di kantong. Untuk travelers yang ngebet banget pengen liburan dengan budget yang murah, ini bisa jadi solusinya!

Mungkin travelers bertanya-tanya, “Kok bisa sih harga open trip ini bisa murah meriah?”

Sebenarnya,  konsep dari open trip ini yaitu paket traveling untuk kelompok. Ini yang menyebabkan adanya share cost. Dengan demikian, harga open trip ini bisa ramah di kantong.

Contohnya saat travelers memilih paket pergi ke Labuan Bajo. Salah satu kegiatan yang biasanya dilakukan adalah sewa boat.

Harga boat ini tentunya akan mahal jika hanya disewa untuk satu orang. Namun, karena adanya sistem kelompok ini, maka harganya akan dibagi bersama travelers lainnya yang memilih paket ini.

Jadi, inilah yang disebut share cost yang menyebabkan harga open trip ini murah meriah.

Dilansir dari situs www.blibli.com, travelers sudah bisa traveling ke kota-kota di Indonesia dimulai dari budget Rp 60.000-an saja!

Untuk lebih lengkapnya, kalian bisa cek situs tersebut atau beberapa situs lainnya seperti open-trip.id atau www.misteraladin.com

Perlu diingat bahwa definisi murah setiap orang itu berbeda. Jadi, travelers bisa menyesuaikan budget travelers melalui website yang telah disebutkan di atas.

Harga open trip ini bervariasi tergantung destinasi, waktu perjalanan, juga jumlah orang yang berpartisipasi. Jadi, pintar-pintarlah dalam memilih ya!

2. Minim Privasi

Beberapa travelers di luar sana bisa jadi senang bertemu dan bersosialisasi dengan banyak orang baru. Jika demikian, maka open trip akan menjadi pilihan yang tepat. 

Pada laman situsnya masing-masing, para agen travel menjual paket open trip untuk semua orang. Tanpa terkecuali. Maka, sangatlah mungkin bagi travelers untuk bertemu dengan orang-orang baru.

open-trip.id

Dengan demikian, travelers harus bisa bersosialisasi dengan partner traveling baik saat travelers membutuhkan sesuatu, atau untuk sekedar menjadi teman berbincang selama di perjalanan.

Namun, jika travelers tidak suka bertemu, atau bahkan bersosialisasi dengan orang baru, maka open trip ini akan dirasa tidak cocok untuk travelers.

Open trip ini hanya akan membuat travelers pergi dengan rasa tidak nyaman. Ini dikarenakan banyaknya orang asing di sekitar travelers. Jika demikian, maka pilihlah private trip!

Perlu diketahui juga, partner traveling akan mempengaruhi kualitas perjalanan travelers. Travelers akan beruntung jika menemukan partner traveling yang asik, namun jika tidak… sudahlah! 

3. Tidak Ribet, sat set sat set!

Para agen travel yang menyuguhkan paket open trip ini sudah mempersiapkan segala hal dengan matang. Hal yang disiapkan tersebut yaitu destinasi wisata, akomodasi, tempat penginapan, makanan, bahkan sampai dokumentasi!

Jadi, travelers tinggal membawa diri dan barang pribadi untuk melakukan open trip. Sangat mudah, bukan? Tinggal sat set sat set!

tokopedia.com

Namun, karena sudah ditentukan oleh agen travel, maka travelers tidak bisa memilih destinasi atau penginapan sesuai dengan keinginan travelers.

Tapi, tidak akan ada kebingungan yang dirasakan oleh travelers saat traveling. Semua tujuan sudah ada!

Jika travelers merupakan orang yang fleksibel dan tidak masalah jika harus pergi ke mana saja, maka pilihlah open trip ini sebagai paket traveling. Dijamin! Travelers akan merasa puas dengan pilihan ini!

4. Lebih Cocok untuk Traveling di Alam

Seperti yang sudah disebutkan tadi, open trip ini akan membuat travelers berwisata secara berkelompok, atau istilahnya rombongan.

Jenis wisata yang cocok untuk pergi secara rombongan adalah berwisata ke alam. Wisata alam akan lebih nyaman dikunjungi, juga luas.

Selain itu, akan banyak aktivitas yang bisa dilakukan di wisata alam. Contoh wisata alam di Indonesia yaitu Gunung Bromo, Kebun Raya Bogor, Pulau Seribu. Masih banyak destinasi lainnya yang cocok dilakukan untuk open trip ini.

Jadi, jika travelers ingin melakukan wisata alam, maka open trip ini akan menjadi pilihan yang sangat cocok bagi travelers.

Video berikut juga bisa menjadi rekomendasi destinasi wisata untuk travelers:

Bagaimana? Apakah travelers tergiur dengan harga yang terjangkau dengan fasilitas yang fantastis?

Open trip akan menjadi pilihan yang sangat tepat untuk travelers yang ingin melakukan traveling namun tetap hemat!

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera pilih paket open trip-mu dari sekarang sebelum kehabisan!

Private Trip: Ada Harga, Ada Kualitas!

Berbeda dengan open trip, private trip ini diperuntukan kepada travelers yang menjunjung tinggi privasi dalam traveling.

Private trip merupakan paket traveling yang disiapkan oleh agen travel yang juga melibatkan travelers dalam prosesnya. Jadi, travelers bisa memilih destinasi, penginapan, dan bahkan partner untuk travelers!

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan jika travelers ingin memilih paket private trip untuk traveling:

1. Merogoh Kocek Lebih Dalam

Private trip akan merogoh kocek travelers lebih dalam karena tidak adanya share cost dalam pelaksanaannya.

Seperti yang travelers tahu, akan banyak diskon yang didapatkan untuk para travelers yang pergi secara berkelompok. Namun, tidak dengan yang perseorangan.

Contohnya, travelers ingin menyewa kapal laut untuk private trip di sebuah tempat tertentu. Harganya tentu akan sangat mahal karena diperuntukkan hanya untuk travelers sendiri.

Berbeda jika pergi berkelompok, akan adanya share cost yang membuat harganya akan lebih murah.

Dilansir dari laman traveloka.com, travelers sudah bisa menikmati private trip dengan harga mulai dari Rp 345.000. Sepertinya harga tersebut tidaklah terlalu fantastis, namun jauh lebih mahal dibandingkan dengan open trip.

traveloka.com

Jika travelers tidak ingin merogoh kocek dengan dalam, lebih baik tidak memilih paket traveling ini. Open trip akan lebih cocok!

2. Privasi Terjamin

Melalui private trip, travelers bisa memilih dengan siapa travelers akan pergi traveling. Travelers bisa pergi sendiri, pergi bersama keluarga, atau pergi bersama kerabat. Dengan memilih paket ini, siapa pun boleh travelers ajak.

Dengan demikian, travelers tidak perlu merasa privasi akan terganggu karena travelers pergi bersama orang-orang terdekat travelers.

Selain itu, dengan pergi bersama orang terdekat, perjalanan akan lebih asyik. Travelers bisa memiliki teman untuk mengobrol selama perjalanan. Tentunya juga tidak akan ada rasa canggung. Travelers akan lebih menikmati perjalanan melalui private trip ini.

Jika partner traveling menjadi kekhawatiran travelers, maka lebih baik untuk memilih paket private trip. Konsekuensinya, travelers harus merogoh kocek lebih dalam.

3. Sesuai Ekspektasi

Agen travel akan membuat perencanaan traveling untuk travelers.

Bedanya dengan open trip, travelers akan terlibat dalam perencanaan traveling. Bersama agen travel, travelers akan menyiapkan tanggal, destinasi, penginapan, atau fasilitas lainnya yang diinginkan.

Dengan demikian, private trip akan sesuai dengan ekspektasi travelers. 

Sebagai contoh, travelers ingin mengunjungi tempat yang menjual bakpia terenak di Yogyakarta. Travelers hanya cukup memberitahukannya kepada agen travel. Mereka yang akan membantu mengurus semuanya sehingga travelers bisa mengunjungi tempat tersebut.

Inilah yang membuat harga private trip lebih melejit dibandingkan open trip. Namun, tentunya ada harga ada kualitas, bukan?

4. Proses Traveling akan Lebih Rumit

Karena adanya campur tangan dari travelers, tentunya proses private trip ini akan lebih rumit dari open trip.

Travelers akan ikut memilih semua hal yang diperlukan dari mulai destinasi wisata, tiket perjalanan, penginapan, bahkan mungkin sampai makanan. Akibatnya, akan banyak kebingungan yang dihadapi oleh travelers dalam perencanaan private trip ini.

Tapi tenang saja, agen travel akan membantu travelers dengan merekomendasikan pilihan-pilihan mereka. Dengan demikian, travelers tidak akan terlalu kebingungan.

Jadi, jika travelers memiliki banyak waktu luang untuk menyiapkan rencana traveling, maka private trip dapat menjadi pilihan travelers untuk traveling. 

Namun, jika tidak ingin ribet dengan segala persiapan ini dan itu, maka lebih baik memilih open trip.

Istilah “ada harga ada kualitas” sangat cocok diberikan kepada private trip. Bagaimana? Apa travelers tergiur dengan private trip? Siap merogoh kocek lebih dalam? Jika siap, maka pilihlah paket private trip untuk traveling tahun ini!

Jadi, mana yang lebih worth it untuk traveling? Open trip atau private trip?

Baik open trip maupun private trip tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika disimpulkan, open trip cocok bagi travelers yang ingin pergi traveling dengan budget yang hemat dan tidak ribet mengurusi ini itu. Selain itu, cocok juga bagi travelers yang senang bertemu dan bersosialisasi dengan orang baru.

Sedangkan, private trip lebih cocok untuk travelers yang ingin pergi berlibur sesuai dengan wishlist pribadi. Cocok juga jika travelers ingin pergi sendirian, atau bersama orang terdekat. Jika mau merogoh kocek lebih dalam, maka dipersilahkan untuk memilih private trip.

Jika dilihat dari popularitas, nampaknya open trip sedang populer pada zaman ini. Banyak orang yang sudah mulai melakukan open trip. Selain itu, banyak juga agen travel yang menyediakan paket open trip ke berbagai kota di Indonesia.

Menurut pengalaman pribadi, saya rasa partner traveling memang sangat mempengaruhi kenyamanan traveling. Jikalau harus memilih, saya rasa private trip lebih cocok untuk saya.

Selain itu, kita juga bisa memilih sendiri destinasi yang ingin dikunjungi. Dengan demikian, private trip sebenarnya lebih menguntungkan jika kita tidak memperdulikan biaya yang dikeluarkan.

Jadi apa pilihan travelers untuk liburan akhir tahun ini? Open trip atau private trip?

Semoga artikel ini membantu travelers untuk menentukan paket traveling ya!

Happy holiday!

Anggia Lyana Julieta

Anggia Lyana Julieta

Mahasiswa semester 6 Bahasa dan Sastra Inggris UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *