December 1, 2022
Foto © Shutterstock

Do’s and Don’ts: Apakah Diet Tidak Boleh Makan?

Author: Salma Nabilla Maulida

Reading time: 6 minutes

Word count: 1512

Kebanyakan orang menginkan penurunan berat badan dengan cara cepat dan instan. Mereka bahkan melakukan diet ketat yang tidak sehat, seperti mengurangi asupan kalori secara drastis.

Banyak juga yang memulai diet dengan tidak makan pagi atau melewatkan waktu makan siang, padahal diet sehat bukan berarti tidak makan sama sekali. Nyatanya, tubuh yang aktif membutuhkan asupan gizi dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi secara berkala.

Salma Nabilla M (1900729)

Definisi diet yang sesungguhnya ialah mengatur pola makan dengan memerhatikan apa saja yang masuk ke dalam tubuh agar seimbang.

Namun, diet bukan berarti hanya sekedar mengurangi makanan atau menurunkan berat badan secara cepat. Diet sehat justru memperhatikan keseimbangan nutrisi yang masuk ke tubuh.

Foto: author

Jika kamu melakukan diet yang salah, tubuhmu akan kekurangan nutrisi dan bisa jadi berat badanmu malah bertambah. Dengan kata lain, tidak makan sama sekali bukan solusi yang tepat untuk mengurangi berat badan.

Keberhasilan diet sangat ditentukan dari apa yang kamu lakukan dan hindari selama menjalani proses diet. Oleh karena itu, simak penjelasan berikut agar dietmu tidak salah lagi.


Do’s: 5 Hal yang harus kamu lakukan saat diet

Foto © Freepik
Foto: © Freepik

1. Perbanyak minum air putih

Kebanyakan orang yang sedang diet mengabaikan berapa banyak kalori yang mereka konsumsi dalam minuman seperti soda dan kopi. Mereka hanya memerhatikan kalori yang terkandung pada makanan.

Nyatanya, menggantikan minuman berkalori tinggi dengan air putih dapat membantu proses diet. Meskipun air tidak memiliki efek ajaib pada penurunan berat badan, mengonsumsinya untuk menggantikan minuman berkalori tentu berdampak positif.

Ahli kesehatan menyarankan minum air putih sekitar 2 liter atau 8 gelas per hari sudah cukup untuk membantu menurunkan berat badan.

Minum air putih dapat meningkatkan pembakaran kalori, melancarkan pencernaan, dan  membantu ginjal menyaring limbah tubuh.

Ketika limbah menumpuk di dalam tubuh, perutmu akan terasa kembung, bengkak, dan lelah. Hal ini lah yang menambah pinggangmu semakin lebar.

Oleh karena itu, tetap terhidrasi adalah cara yang baik untuk menghindari penumpukan limbah dalam tubuhmu.

2. Lakukan olahraga

Diet yang diiringi dengan olahraga adalah cara yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan daripada hanya bergantung pada pembatasan kalori saja.

Olahraga dapat mencegah berbagai macam penyakit serta menurunkan kolesterol dan kadar lemak pada tubuhmu.

Selain itu, olahraga bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan mempertahankan penurunan berat badan. Hal ini dikarenakan olahraga dapat meningkatkan metabolisme sehingga jumlah kalori yang kamu bakar dalam sehari akan lebih banyak.

Olahraga juga dikenal mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kesejahteraan. Oleh sebab itu, olahraga sangatlah penting bagi kamu yang sedang diet agar menurunkan tingkat kecemasan dan depresi saat menjalaninya.

Untuk mendapatkan semua manfaat yang telah disebutkan diatas, kamu disarankan untuk berolahraga minimal tiga kali seminggu.

Namun, hal ini tentunya dilakukan sambil menjaga pola makanmu.

3. Perhatikan ukuran porsi makan

Foto © honestdocs.id

Memperhatikan ukuran porsi makan adalah hal utama saat kamu berusaha mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat. Berfokus pada ukuran porsi dapat mencegahmu dari makan berlebihan.

Foto: © honestdocs.id

Kerap kali kamu sulit membedakan antara apa yang disebut ‘porsi’ dan ‘sajian. ‘Porsi’ adalah jumlah makanan yang kamu pilih untuk dimakan. Sedangkan, ‘sajian’ adalah jumlah makanan yang disarankan dan sering kamu temukan di bagian Informasi Nilai Gizi suatu kemasan.

Lebih baik kamu fokus untuk mengukur ‘porsi’ makan karena hal tersebut akan mencerminkan ukuran ‘sajian’ yang disarankan. Dengan ini, kamu akan terbantu mempertahankan diet yang seimbang dan sehat.

Coba isi piringmu dengan makanan segar yang padat nutrisi. Dua pertiga piring diisi dengan sayuran segar, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Sementara itu, sisa sepertiga piring diisi dengan daging dan susu.

4. Buatlah pilihan makanan yang sehat

Foto © Freepik

Fakta mengatakan bahwa cara paling aman untuk menurunkan berat badan adalah menjalani setiap prosesnya secara perlahan, termasuk dalam memilih makanan yang sehat.

Pilihan makanan dan minuman yang akan kamu konsumsi itu penting saat menjalani proses diet karena tiap orang memiliki kebutuhan kalori yang berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas.

Foto: © Freepik

Ada beberapa cara dalam membuat pilihan makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Diantaranya yaitu makanan 4 sehat 5 sempurna yang tidak asing ditelingamu. Maksudnya ialah makanan yang memiliki kandungan gizi lengkap mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, lemak, dan mineral.

Makanan 4 sehat terdiri atas makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah. Sedangkan, 5 sempurna yaitu susu yang merupakan nutrisi tambahan. Cobalah memadukan menu makan yang kamu suka agar tidak bosan saat menjalani diet.

Selain itu, kamu perlu memperbanyak minum air putih daripada minuman yang berkalori tinggi atau minuman dengan kandungan gula. Hindari soda dan sirup.

5. Cintai Tubuhmu

Penelitian telah menemukan bahwa orang yang tidak menyukai tubuh mereka cenderung sulit menurunkan berat badan.

Dengan kata lain, mulailah dengan menjalani diet dalam konteks self-love secara keseluruhan. Artinya, kamu harus memperluas pikiranmu dan tidak hanya sebatas memikirkan angka pada timbangan, ukuran lingkar pinggang, dan bahkan apa yang kamu lihat di cermin.

Proses diet yang sehat akan memberikan energi positif dan membuatmu merasa bangga pada diri sendiri. Meski membutuhkan waktu dan kesabaran, tetaplah optimis bahwa kamu mampu menjalaninya.

Diet mungkin menjadi hal yang sulit bagi banyak orang. Akan tetapi, semuanya terasa mudah ketika kamu memulai diet dari proses mencintai dan menerima diri sendiri.

Terlebih jika kamu menetapkan tujuan yang realistis dan belajar menerima kekecewaan saat prosesnya tidak sesuai dengan ekspetasimu.


Don’ts: 5 Hal yang harus kamu hindari saat diet

Foto © Unsplash
Foto: © Unsplash

1. Jangan melewatkan makan

Menurut Haley Robinson, seorang ahli diet klinis, hal pertama yang terjadi jika kamu melewatkan makan ialah kadar glukosa atau gula darah menurun.

Otak menggunakan glukosa untuk bekerja secara efisien. Tubuh kamu tidak akan berfungsi 100% jika tidak ada cukup glukosa untuk digunakan oleh otak. Dengan kata lain, hal ini menyebabkan kemampuan untuk berpikir jernih kamu akan terganggu.

Gula darah rendah juga dapat menyebabkan kamu merasa mudah tersinggung, bingung dan lelah. Lalu, tubuh mulai meningkatkan produksi kortisol yang membuatmu stres dan lapar.

Oleh karena itu, melewatkan makan dapat menyebabkan metabolisme melambat. Sehingga, kamu akan cenderung kesulitan menurunkan berat badan atau bahkan mengalami kenaikan berat badan.

2. Jangan makan setelah jam 7 malam

Foto © iStockphoto

Makan setelah jam 7 malam atau bahkan larut malam membuat tubuh tetap terjaga, padahal sistem pencernaan kamu membutuhkan istirahat pada malam hari.

Hal ini dikarenakan ketika makan malam, tubuh akan melepaskan aliran hormon stres saat tubuh seharusnya rileks.

Foto: © iStockphoto

Para peneliti juga mengatakan bahwa makan di waktu dua jam sebelum tidur merupakan kebiasaan buruk terutama saat diet. Kebiasaan ini dapat menimbulkan dampak yang berbahaya bagi kesehatan kamu, bahkan dapat memicu penyakit jantung.

Idealnya, makan malam lah sebelum jam 7 malam. Gak usah khawatir, kamu tetap bisa makan malam pada pukul 17.30 yang mana itu mungkin lebih baik.

3. Jangan makan sambil menonton televisi, bekerja, ataupun mengemudi

Kamu pasti pernah melakukan hal yang satu ini demi mempersingkat waktu: makan sambil mengerjakan hal lain. Akan tetapi, tak jarang pula kamu ditegur oleh orang sekitar karena makan disela-sela aktivitas.

Menurut Dr Ramen Goel, seorang Direktur Bedah Bariatrik dan Metabolik, ada beberapa alasan mengapa kita tidak boleh makan sambil menonton televisi, bekerja, ataupun mengemudi.

Salah satunya ialah kamu cenderung makan lebih banyak dari porsi biasanya karena pikiranmu terganggu ketika menyambil dengan kegiatan lain. Sehingga, kamu tidak menyadari apa dan berapa banyak porsi yang kamu makan.

Selain itu, kamu juga tidak tahu apakah perutmu sudah kenyang atau tidak karena keasyikan menonton televisi saat makan.

4. Jangan melarang diri terhadap makan makanan tertentu

Foto © iStockphoto

Banyak orang yang berasumsi bahwa diet artinya ‘tidak boleh makan ini’ dan ‘makan itu’.

Kenyataannya, ketika kamu melarang diri untuk makan makanan tertentu seperti kue, coklat, es krim, keripik, dan kentang goreng, kamu justru akan terobsesi dengan makanan tersebut.

Foto: © iStockphoto

Maksud obsesi disini ialah kamu sangat mengidamkan makanan tersebut dan mulai membesar-besarkan kenikmatannya. Saat stress atau lelah, kamu berpikir bahwa satu potong kue atau makanan yang kamu larang tersebut akan menjadi makanan terenak yang dapat meringankan beban pikiran.

Namun, kamu telat menyadari bahwa makanan tersebut tidak menyelesaikan masalah saat semuanya telah dilahap. Alih-alih merasa puas, malah menyesal.

Jadi, jangan melarang diri dari makanan tertentu yang hanya akan membuatmu merasa bersalah dan frustasi ketika memakannya.

5. Jangan terlalu fokus pada angka timbangan

Terlalu fokus pada angka yang tertera pada timbangan badan cenderung membuatmu kecewa, apalagi ketika angka tersebut tidak sesuai dengan harapanmu. Hal ini malah membuatmu ingin menyerah dari proses diet yang sedang kamu jalani.

Kamu mungkin sering bertanya-tanya mengapa angka pada timbangan tidak turun, padahal kamu sudah menjalani diet dan berolahraga.

Faktanya, komposisi tubuhmu berubah meskipun berat badanmu tetap. Hal ini dapat terjadi saat kamu kehilangan lemak tubuh sambil menambah massa otot.

Diet diiringi dengan olahraga artinya kamu sedang membangun otot yang beratnya persis sama dengan lemak tetapi lebih ramping. Kamu dapat merasakan dampaknya ketika pakaian terasa lebih longgar meski berat badan tidak turun.

Salah satu manfaat dari menggantikan lemak dengan massa otot ialah otot membantu meningkatkan metabolisme. Oleh karena itu, kamu dapat membakar lemak bahkan saat beristirahat.


“Tidak ada diet yang gagal, hanya saja tidak sabar dari awal.”

© senisehat

Dari uraian penjelasan diatas, jelas bahwa sama sekali tidak makan bukan solusi yang tepat untuk mengurangi berat badan. Tidak makan justru membuat daya tahan tubuhmu menurun dan cenderung rentan terhadap penyakit.

Disamping itu, faktor keberhasilan diet sangat ditentukan dari apa yang kamu lakukan dan hindari selama menjalani prosesnya.

Diet merupakan proses belajar bagi semua orang untuk menempuh hidup sehat. Jika kamu melakukan kesalahan, jangan merasa kecewa ataupun meyerah.

Agar terus termotivasi, lihatlah apa yang telah kamu lakukan dan hindari selama diet hingga kamu bisa sampai ke tahap sejauh ini.

Tetap semangat dan konsiten, peeps!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *