December 3, 2022
confused young handsome curly traveler man wearing sunglasses holding wallet airplane tickets putting hand cheek with suitcase isolated pink space with copy space

Tips Pengeluaran Saat Liburan

Wah, sebentar lagi musim liburan nih, paling asik memang ya menghabiskan liburan dengan santai ke tempat wisata. Jadi, kali ini aku mau bagi-bagi 5 Tips Menghemat Pengeluaran Saat Liburan. Tips ini membantu kamu agar kamu tidak bangkrut saat liburan nanti!

Tips ini akan membantu kamu untuk tidak terlena dengan apa saja yang ada di tempat wisata sehingga kamu memborong semuanya dan pengeluaran banyak uang hingga berakhir dengan dompet kering.

Duh, pastinya tidak mau kan ya kena insiden dompet kering.

Yuk, kita simak bersama tips ini agar kamu tidak bangkrut saat liburan nanti!

1. Buat anggaran pengeluaran sejak jauh hari untuk menghemat pengeluaran.

Tips pertama, jika kamu ingin memastikan dompet kamu tidak kering di musim liburan ini adalah dengan membuat anggaran pengeluaran.

Ini pastinya cara paling ampuh ya, but meskipun banyak orang mengetahui car aini ampuh masih banyak yang menyepelekannya, lho!

Oleh karena ini, agar kamu harus melakukan hal ini dari jauh-jauh hari sebelum musim liburan. Hal ini untuk menghindari segala sesuatunya yang dadakan. Inget ya, yang enak dadakan itu biasanya tahu bulat, bukan anggaran pengeluaran, hehe.

Nah berikut langkah yang bisa kamu ikuti untuk membuat anggaran pengeluaran liburan:

Pertama, buat tabel pengeluaran for instance,

PengeluaranHarga satuan (Rp)Total Harga
Tiket pulang-pergi (x total) Rp.- Rp.-
Tiket wahana (x total) Rp.-  Rp.-
Makanan Rp.- Rp.-
Belanja oleh-oleh (x total) Rp.- Rp.-
Dana darurat Rp.- Rp.-
Total Rp.-
Tabel anggaran pengeluaran

Nah itu contoh tabelnya ya teman-teman, kalian bisa menambahkan atau mengurangi di bagian pengeluaran kira-kira apa saja yang kalian butuhkan.

Selain itu, penting juga diperhatikan untuk menentukan berapa banyak yang dapat kamu belanjakan untuk biaya transportasi, tiket wahana, makanan, belanja oleh-oleh, dan pengeluaran terkait liburan lainnya. Pastikan segalanya balance, tidak terlalu banyak dan terlalu sedikit.

Kedua, karena kita baru saja menyelesaikan tabel pengeluaran kita bisa mulai menabung dari jauh-jauh hari. Kamu bisa mulai menyisihkan gaji bulanan kamu untuk liburan nih.

Dengan ini, diharapkan saat liburan dana bulanan kamu tetap ada untuk dimanfaatkan setelah liburan kamu berakhir. Wow! Neat right!^^

Nah, itu untuk tips pertama, memang terdengar ribet ya jika kamu melakukannya semalam sebelumnya. Namun, aku yakin kamu bisa merencanakannya jika kamu mencicil dari jauh-jauh hari. Kapan lagi kan kita liburan terkoordinir.

Intinya, untuk tips satu ini kamu harus membuat anggaran pengeluaran serta menabung dengan menggunakan sedikit uang dari gaji bulanan.

Dengan ini kamu bisa menikmati liburan tanpa khawatir perlu mengeluarkan uang lebih di musim liburan.

Selain itu, jangan lupa kamu juga harus mengikuti anggaran sendiri (budget keluar diluar perencanaan diperbolehkan apabila ada hal lain yang tidak bisa ditolak atau mendadak).

2. Prioritaskan tempat kunjungan saat liburan dengan membeli tiket masuk wahana yang sangat khas dari suatu tempat.

Wahana Ontang Anting dan Hysteria di Dunia Fantasi. 5 tips menghemat pengeluaran saat liburan.
Wahana Ontang Anting dan Hysteria di Dunia Fantasi
Source: https://assets.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/x/photo/2021/09/13/1032118875.jpg

Tips kedua, yaitu pilihlah wahana yang khas dan selektif dalam membeli tiket dan menaiki suatu wahana tertentu.

Nah, maksudnya beli tiket ke sesuatu yang khas di sini dimaksudkan agar kamu tidak membeli sesuatu yang sebenarnya sudah ada di dekat rumahmu.

Oleh karena itu, kamu harus mencari tahu wahana apa yang khas di daerah wisata yang kamu kunjungi dari jauh-jauh hari agar kamu bisa merasakan kelengkapan pengalaman merasakan tempat wilayah tersebut.

Contohnya, Ketika kamu berkunjung ke Ancol tentu semua wahananya menarik, namun agar tidak mubazir kita tidak bisa menaiki semua wahana yang dihadirkan Ancol .

Oleh karena itu buat prioritas untuk kunjunganya! Contohnya dua hal yang hanya ada di Ancol yaitu Dufan dan Seaworld .

Sehingga kamu mungkin bisa memprioritaskan kedua wahana tersebut menjadi wahana yang wajib kamu kunjungi dan menambahkan satu lagi wahana lain apabila kamu masih punya budget lenggang.

Selain itu, dengan menggunakan metode ini kamu juga bukan hanya menghemat uang tetapi kamu juga mengoptimalkan waktu kunjunganmu.

Tentunya kamu tidak mau dong, ya menghabiskan waktu liburanmu yang sempit hanya untuk berputar tempat wisata tanpa merasakan atraksi yang dihadirkan.

Apabila, kamu tidak punya rencana atau menempatkan prioritas antara wahana mana yang ingin kamu naiki ini akan menjadi masalah di akhir nanti, dimana waktumu banyak terbuang untuk memilih wahana yang ingin kamu naiki.

Oleh karena itu, penting untuk kamu mencari tahu tentang tempat wisata yang kamu tuju.

Jika kamu beruntung, beberapa tempat wisata juga biasanya mengadakan festival yang hanya hadir beberapa waktu sekali.

Jadi, manfaatkan media informasi yang ada dan jangan lewatkan kesempatannya!

Intinya, buat prioritas wahana yang ingin kamu coba di tempat wisata yang kamu tuju. Pastikan wahana tersebut adalah suatu wahana ciri khas yang hanya ada di tempat wisata tersebut!

3. Mengehemat dengan menawar harga barang yang kamu beli serta manfaatkan diskon yang ada saat liburan.

Apabila kamu sudah menetapkan hal-hal apa saja yang akan kamu beli nantinya jangan lupa untuk selalu memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk menghemat uang.

Salah satu cara merealisasikan hemat tersebut adalah coba dengan tips ke tiga yaitu menawar harga dengan pedagang atau cari tau tentang informasi diskon barang di tempat tersebut.

Karena siapa tau kamu beruntung dan mendapat potongan diskon yang banyak saat pembelian makanan dan oleh-olehmu.

Perempuan akan memakan sushi dengan harga murah. 5 tips menghemat pengeluaran saat perjalanan liburan

Nah salah satu, hal yang paling menyebalkan saat liburan, kawan-kawan yaitu mahalnya harga makanan, minuman, dan oleh oleh-oleh.

Wah, padahal itu barang pokok, ya.

Nah, makanan selain pentingnya kita membuat anggaran pengeluaran uang makan dan belanja oleh-oleh, kita juga wajib nih mencari tempat makan dan tempat oleh-oleh yang sesuai kantong kita.

Kamu bisa melihat patokan harga yang biasanya terpampang jelas di plang toko.

Atau, jika harga tidak dipaparkan dengan jelas jangan takut untuk bertanya.

Kamu bisa menanyakannya kepada pelayan yang ada tentang harga makanan dan oleh-olehmu.

Intinya, dalam tips tiga ini agar kamu tidak menghabiskan terlalu banyak uang dalam pembelian makanan, minuman dan oleh-oleh dengan menawar atau mencari tahu diskon yang ada di tempat wisata tersebut.

4. Buat batasan untuk seberapa banyak barang yang akan kamu beli nantinya ampuh untuk mengerem pengeluaran.

Oleh-oleh tradisional dodol khas Subang.
Oleh-oleh tradisional dodol khas Subang
Source: https://www.bandoeng.co.id/oleh-oleh-khas-subang

Berkaitan dengan nomor tiga, untuk tips nomor empat kamu disarankan untuk membuat batasan atau list orang yang kamu belanjakan oleh-oleh.

Batasan ini di khususkan untuk pembelian barang oleh-oleh, baik untuk kamu sendiri atau khusus sebagai oleh-oleh ke sanak saudara, keluarga, atau bahkan ke tetangga di rumah ataupun tempat kerja.

Nah, siapa sih yang tidak suka mendapatkan oleh-oleh dari orang terdekatnya? Tentunya semua orang menyukai oleh-oleh ya, apapun itu bentuknya biasanya orang terdekat kita akan menantikan oleh-oleh dari kita.

Apalagi, yang Namanya pembelian oleh-oleh sudah menjadi tradisi kita orang Indonesia. Jadi hal yang satu ini tidak bisa kita lewati, ya!

Meskipun begitu, kita tetap perlu memperhatikan pengeluarannya agar kita tidak membebani dompet kita saat membeli oleh-oleh.

Nah bagaimana, nih caranya? Mudah saja, kamu bisa mulai mendata siapa-siapa saja yang akan kamu beli oleh-oleh nantinya.

Setelah kamu membuat data awal kamu bisa mulai mengelompokan kira-kira mana saja prioritas orang yang kamu belikan oleh-oleh. Misalnya keluarga lebih diprioritaskan dibanding tetangga.

Dengan pengelompokan prioritas kamu nantinya bisa mencoret dari list siapa saja yang bisa kamu lewati untuk oleh-olehnya semisal harga barang di tempat wisata jauh lebih mahal dari rencana awal.

Hal Ini mungkin secara sekilas bisa terlihat seperti sikap yang egois, tetapi ternyata hal ini memiliki manfaat sosial , loh!

Dengan cara mencantumkan nama orang-orang terdekat di daftar oleh-oleh akan berimbas terhadap pola pikirmu untuk sedikit mengerem perbelanjaan oleh-oleh dan memprioritaskannya untuk orang terdekat.

5. Lebih baik untuk menggunakan uang kertas dibanding kartu kredit atau e-money.

Dengan zaman yang semakin modern tentunya memudahkan kita dalam pembawaan uang. Kita tentunya juga sering berbelanja dengan menggunakan e-money atau dengan kartu kredit.

Selain itu, mungkin kamu berpikir bagaimana sulitnya nanti jika hanya membawa uang kertas dan kamu pasti memiliki benak bahwa membawa kartu kredit atau e-money lebih praktis.

Memang semua itu ada benarnya, kamu yang terbiasa membayar menggunakan kartu memang memiliki kecenderungan membayar dengan metode ini.

Eits, tapi kamu perlu berhati-hati dalam berbelanja di tempat liburan dengan kartu kredit atau e-money.

Kenapa, nih? Hal ini karena nyatanya pembelanjaan dengan kartu kredit atau e-money lebih boros dibanding dengan belanja menggunakan uang kertas, lho!

Mungkin tidak seperti menggunakan kartu kredit atau e-money, kamu tidak secara langsung melihat seberapa banyak uang yang kita keluarkan. Sehingga kamu menghabiskan uang sesuka hati.

Waduh, bahaya banget, ya tentunya jika kamu tidak mengerem uang pembelanjaan. Bisa-bisa bangkrut di bulan selanjutnya.

Oleh karena itu, aku saranin untuk kamu membawa uang kertas. Dengan hal ini, kamu akan merasakan perbedaannya.

Apabila kamu mengeluarkan atau pembayaran dengan uang kertas kamu biasanya akan terstimulasi untuk lebih berhati-hati dan ada rasa cemas ketika kita mengeluarkannya terlalu banyak.

Selain itu, kamu harus memperhatikan juga banyak dari tempat wisata yang tidak dapat memindai e-money atau kartu kredit mu (terutama yang berada di bukan daerah kota).

Karena biasanya mereka masih jarang menggunakan mesin kredit atau alat pemindai e-money, sehingga kamu dipaksakan menggunakan uang kertas untuk melakukan pembayaran disana.

Intinya untuk tips terakhir ini yaitu kamu harus membawa uang kertas selama liburan, selain itu berguna untuk psikologis kamu itu juga sebagai antisipasi apabila mereka tidak dapat menerima pembayaran dengan e-money atau kartu kredit.


Kesimpulannya

Itulah tadi lima hal ampuh yang bisa kamu terapkan agar dompet kamu tetap aman dan subur meskipun sepulang dari liburan.

Wah, ternyata semuanya kembali lagi ke perencanaan, ya!

Pentingnya merencanakan segala sesuatu dalam liburan adalah kunci menjadi liburan yang sukses dan dompet yang bahagia.

Aku berharap, ke lima tips di atas dapat membantu kamu selama liburan nanti!

Tapi semua hal yang sudah aku sebut sifatnya tips jadi opsional, ya. Tapi ada baiknya kan jika dicoba. Siapa tau mulai musim liburan ini kamu bisa sedikit menghemat pengeluaran kamu.

Anyways, selamat liburan kawan-kawan. Above all, semoga liburanmu kali ini menyenangkan untuk kamu dan untuk dompetmu, hehe.

Sampai jumpa dilain waktu!^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *