December 3, 2022

5 Fakta Menarik tentang Pizza yang Mungkin Belum Kamu Ketahui!

Nama penulis : Annisa Roffina Nurprili

Waktu Baca : 6 menit 43 detik

Jumlah kata : 1510

Mungkin sebagian besar manusia di muka bumi ini sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pizza. Ya! Makanan berbentuk bundar yang berasal dari Italia ini merupakan favorit banyak orang di seluruh penjuru dunia.

Terdiri atas adonan roti, saus yang menutupi permukaannya, juga topping menggugah selera seperti pepperoni, paprika, daun basil, keju mozzarella, dan lainnya, maka tak heran apabila pizza disebut-sebut sebagai salah satu makanan paling disukai di dunia.

Sebagai seorang pizza lover, apakah kamu tahu fakta-fakta tentang pizza selain dari bentuk dan rasanya saja? Melalui artikel ini, kami akan membeberkan fakta-fakta menarik tentang pizza yang tidak diketahui oleh banyak orang!

Berikut adalah 5 fakta mengenai pizza yang wajib kamu ketahui.

1. Negara Pengonsumsi Pizza Terbanyak Bukanlah Italia

Seperti yang sudah banyak orang ketahui, makanan pizza berasal dari negara Italia. Tapi apakah kamu tahu bahwa yang paling banyak mengonsumsi pizza bukanlah warga Italia? Melainkan Amerika Serikat!

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh United States Departments of Agriculture (USDA) pada tahun 2014, Amerika Serikat merupakan negara pengonsumsi pizza terbesar di dunia. Menurut survey tersebut, 1/8 orang di Amerika Serikat bahkan mampu mengonsumsi pizza setiap harinya.

Ya, pizza memang sudah dianggap sebagai panganan pokok bagi sebagian besar warga Amerika Serikat. Mereka biasa memesan pizza melalui layanan pesan-antar dibanding memakannya langsung di gerai. Cukup jarang bagi warga Amerika Serikat untuk memakan pizza di gerainya langsung.

Lebih lanjut lagi, konsumsi pizza ini juga didukung sepenuhnya oleh pemerintah Amerika Serikat sendiri. Menurut mereka, tingkat konsumsi pizza yang tinggi dapat turut membantu perkembangan industri keju dan susu.

Mengejutkan, bukan?

2. Pizzat Hut Menjadi Rantai Pizza Terbesar di Dunia

sumber foto: market bisnis

Kepopuleran pizza di seluruh dunia tidak perlu lagi dipertanyakan. Sangking populernya, hampir setiap negara di dunia ini memiliki puluhan hingga ratusan gerai pizza paling ternama, Pizza Hut!

Tercatat pada tahun 2020, Pizza Hut memiliki 18.703 gerai yang tersebar di seluruh dunia. Jumlah ini membuat Pizza Hut menjadi rantai restoran pizza terbesar di dunia.

Uniknya lagi, Pizza Hut bukan berasal dari Italia, lho! Karena lagi-lagi, Pizza Hut didirikan oleh dua orang asal Amerika Serikat, Dan dan Frank Carney pada tahun 1958.

Tentu saja Pizza Hut tidaklah langsung berkembang dan menjadi dikenal dengan mudah. Butuh waktu sekitar 13 tahun bagi Carney bersaudara untuk mengembangkan Pizza Hut hingga mendapatkan gelar “restoran pizza nomor satu di dunia.”

Lebih tepatnya pada tahun 1971, dari segi penjualan dan jumlah restoran, Pizza Hut disebut-sebut sudah jauh lebih unggul dibanding restoran pizza lain.

Fakta mengejutkan lainnya adalah; bahwa Pizza Hut merupakan restoran pizza pertama yang mampu mengirim pizza hingga sampai ke stasiun angkasa internasional! Luar biasa!

Lagi-lagi sebuah kejutan, kan?

3. Pizza Mampu Mencegah Penyakit Kanker

Pizza terkenal sebagai makanan cepat saji atau junk food yang biasanya lekat akan kesan tidak sehatnya. Tapi apakah kamu tahu kalau ada satu jenis pizza yang mampu mencegah penyakit kanker?

Salah satu pusat kanker di Italia, The IRCCS Instituto Nazionale Tumori Fondazione G. Pascale menciptakan sebuah pizza yang dapat memerangi penyakit kanker dan juga hati. Diberi nama Pizza Pascalina, jenis pizza satu ini dibuat dengan menggunakan bahan-bahan yang terbukti sehat dan kaya akan manfaat.

Pizza Pascalina ini dibuat dari bahan yang biasa digunakan untuk diet Mediterania, seperti tomat, buah zaitun, kacang-kacangan, rapini, bawang putih, dan minyak zaitun. Jenis pizza ini juga tidak mengandung produk hewani sama sekali. Dimulai dari kulitnya yang terbuat dari gandum, hingga topping yang hanya sayur-sayuran Mediterania.

Zat pencegah kanker pada Pizza Pascalina berasal dari tomat terpilih, yakni tomat yang berasal dari Corbara atau San Marzano, Italia. Para peneliti percaya bahwa tomat jenis ini dapat menghambat sel kanker untuk berkembang.

Sebagai catatan, para peneliti juga percaya bahwa makanan rendah lemak dan tinggi produk organik seperti Pizza Pascalina ini dapat mengurangi risiko obesitas dan penyakit jantung.

Pizza Pascalina sendiri dibuat dalam rangka mempromosikan kesadaran masyarakat akan pentingnya diet sehat.

Seperti yang diketahui, program diet sehat biasanya dilakukan dengan mengonsumsi salad. Namun karena penampilan salad yang dinilai kurang menggugah selera oleh sebagian besar orang, para peneliti dan chef asal Italia pun memutuskan untuk berkolaborasi menciptakan Pizza Pascalina ini.

Tentu saja itu semua karena imej pizza yang menjadi favorit hampir semua orang.

Selama ini, pizza selalu dianggap sebagai makanan cepat saji yang tidak sehat. Dengan adanya Pizza Pascalina ini, diharapkan stereotipe yang demikian terhadap pizza dapat mulai berubah.

Pizza Pascalina sekarang dapat dijumpai di hampir semua gerai pizza yang ada di Italia, begitu juga dengan satu gerai tambahan yang terletak di Keste Wall Street, New York, Amerika Serikat.

Meskipun begitu, pizza tetaplah pizza yang konsumsinya tetap harus dibatasi.

Menurut The IRCCS Instituto Nazionale Tumori Fondazione G. Pascale sendiri, konsumsi Pizza Pascalina disarakan hanya dua kali dalam satu minggu. Jangan sampai berlebihan, ya!

4. Bulan Nasional Pizza di Amerika Serikat

sumber foto: nationaldaycalender

Lagi-lagi Amerika Serikat! Cinta negara ini terhadap pizza memang tidak perlu diragukan lagi. Sebagian besar warga Amerika Serikat bahkan menetapkan pizza sebagai santapan harian mereka.

Sangking cintanya, Amerika Serikat menetapkan satu bulan penuh sebagai bulan nasional pizza! Ya, bukan hanya satu hari atau satu minggu, melainkan satu bulan penuh!

Bulan istimewa ini jatuh pada Oktober. Dari sejak tanggal 1 hingga tanggal 31 Oktober, warga Amerika berbondong-bondong mengonsumsi berbagai jenis pizza, atau mencoba membuatnya dengan resep mereka sendiri.

Selama bulan istimewa itu juga gerai-gerai pizza umumnya akan memberikan potongan harga besar-besaran kepada para pelanggannya. Beberapa dari mereka juga biasanya membuat pizza khusus yang hanya akan ada selama Bulan Nasional Pizza saja.

Perayaan ini dimulai sejak tahun 1984 dan diciptakan oleh penerbit majalah Pizza Today bernama Gerry Durnell.

Jika kalian pecinta pizza dan berminat mengunjungi Amerika Serikat, pastikan kalian datang pada saat Bulan Nasional Pizza ini, ya! Kalian dijamin tidak akan menyesal.

Oh ya, sebenarnya bulan Oktober bukan hanya Bulan Nasional Pizza semata. Lebih dari itu, bulan Oktober juga diperingati sebagai Bulan Warisan Italia-Amerika. Pada waktu ini, orang-orang akan merayakan kontribusi para imigran Italia yang menetap di Amerika Serikat dalam berbagai bidang yang berbeda-beda.

5. Museum Pizza

Fakta terakhir tentang pizza yang harus kalian ketahui adalah adanya adanya museum yang khusus memajang berbagai koleksi mengenai pizza.

Terletak di Philadelphia, Amerika Serikat, museum pizza pertama ini bernama Pizza Brain. Bahkan pada tahun 2011, Guinness World Records menetapkan Museum Pizza Brain sebagai museum dengan koleksi terkait pizza terbesar di dunia! Wow!

Tapi bukan hanya pajangan berupa pizza imitasi, museum pizza ini juga menyediakan tempat untuk para pengunjung menikmati pizza yang sesungguhnya. Ya, museum ini juga menyediakan sebuah restoran pizza di dalamnya.

Ada banyak jenis pizza yang dapat dipesan di restoran pizza yang ada di Museum Pizza Brain ini. Dimulai dari pizza vegan (tanpa kandungan hewani) hingga jenis pizza yang dibuat berdasarkan keinginan pelanggannya sendiri, semua itu tersedia di sini. Bahkan ada juga beberapa jenis pizza tertentu yang hanya disajikan di waktu-waktu tertentu pula.

Selagi menunggu pizza yang dipesan siap, kalian dapat berkeliling melihat seisi Museum Pizza Brain. Ada musik, buku, lukisan, poster film, aksesoris, dan koleksi lainnya yang bertemakan pizza.

Brian Dawyer, pendiri Museum Pizza Brain sekaligus juga seorang kolektor memorabilia pizza profesional, mengungkap bahwa dia terpikir untuk mendirikan museum bertemakan pizza setelah dirinya menggelar acara seni yang disebut “Give Pizza Chance.” Melalui acara tersebut, Brian menjadi terobsesi akan ambisinya mendirikan museum.

Tentu saja keberadaan Museum Pizza Brain ini sangat direkomendasikan oleh mereka, para pecinta pizza, yang pernah datang langsung ke sana.

Bagi kalian para pecinta pizza, jangan lupa memasukkan Museum Pizza Brain ke dalam daftar tempat yang harus kalian kunjungi, ya!

Resep Pizza Sederhana

Kalian yang mengaku sebagai pecinta pizza sejati diharapkan bukan hanya tahu cara makan pizza saja, melainkan juga tahu cara-cara dalam membuat pizza yang sederhana dan mudah diaplikasikan. Sebagai tambahan pengetahuan mengenai pizza, berikut adalah resep dan cara membuat pizza yang dapat kalian praktikan di rumah.

Mari kita simak!

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat adonan pizza:

  • 125gr tepung protein tinggi
  • 1sdt ragi instan
  • Sejumput garam
  • 1sdt gula
  • 15ml minyak sayur
  • 85ml air hangat

Bahan untuk topping pizza:

  • Saus (bisa saus pedas atau saus tomat)
  • Bakso ikan
  • Jagung manis yang sudah dipipil
  • Irisan tomat
  • Bawang Bombay
  • Paprika
  • Lada hitam
  • Oregano
  • Keju mozzarella

Cara membuat pizza:

  1. Masukan tepung, ragu, garam, dan gula, kemudian aduk hingga rata.
  2. Tambahkan minyak dan air, kemudian aduk hingga rata. Uleni hingga kalis dan diamkan selama 15 menit dengan menutupnya menggunakan kain.
  3. Setelah adonan mengembang, kempiskan dan bagi dua.
  4. Bulatkan dan pipihkan kedua adonan hingga melebar.
  5. Panaskan teflon dengan sedikit minyak.
  6. Taruh adonan pizza pada teflon. Pastikan adonan pizza menutupi seluruh permukaan teflon. Kemudian tutup teflon dan diamkan sebentar.
  7. Olesi adonan pizza dengan saus pedas atau saus tomat.
  8. Tata bakso ikan, sayuran, dan keju mozzarella sebagai topping pizza, lalu taburi sedikit lada hitam dan oregano.
  9. Tutup kembali teflon dan panggang selama sekitar 15 menit.
  10. Angkat kemudian sajikan pizza.

Bagaimana? Mudah, bukan? Menginginkan pizza bukan berarti kita harus merogoh kocek yang cukup besar untuk melakukan layanan pesan-antar. Kalian bisa membuat pizza sendiri dengan memanfaatkan alat di rumah dan bahan-bahan yang mudah didapatkan.

Pastikan untuk mempraktikan resep di atas, ya!

Jadi, apakah pengetahuan kalian tentang pizza sudah bertambah setelah membaca artikel ini? Jangan lupa sukai dan berikan komentar yang banyak untuk artikel ini!

Tertanda,

Annisa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *