December 3, 2022

3 Cara Mudah Agar Si Kecil Lahap Memakan Makanan Bergizi!

Penulis : Junnyanti
Waktu baca : 5 menit
Jumlah kata : 1504

Tinggal di perumahan yang setiap sorenya selalu ramai anak-anak bermain membuat saya sering menyaksikan perjuangan para mothers yang seperti sulit sekali membuat mereka memakan makanan bergizi. Mata para anak hanya tertuju pada makanan gorengan, fast food, minuman sachet yang manis dan makanan yang menarik di mata mereka.

Dampak Negatif Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji Bagi Tumbuh Kembang Anak

Sayangnya, makanan seperti yang disebutkan di atas itulah yang menjadi favorit anak-anak. Padahal, makanan tersebut sungguh berbahaya dan berdampak buruk bagi kesehatan dan tumbuh kembang sang anak.

Menurut ahli gizi dari RS Pondok Indah, dr.Raissa Edwina, M Gizi, Sp.GK seperti yang dikutip pada salah satu tulisan di blog Hai Bunda, anak yang cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman sachet dibanding mengkonsumsi makanan bergizi seperti sayuran berpotensi mengalami obesitas.

Tidak hanya itu, hal yang lebih mengerikan lagi bila si anak terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji tanpa mengimbangi dengan berbagai makanan bergizi seperti sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan adalah efek jangka panjang, yaitu penyakit kronis di kemudian hari.

Kemudian, penyakit seperti sembelit, batuk, cepat lesu dan kekurangan energi akan menjadi penyakit rutinan yang dialami sang anak.

Dampak berbahaya lainnya tidak hanya menyerang kesehatan fisik, namun juga dapat menyerang kesehatan mental si anak. Mengkonsumsi makanan cepat saji secara berlebihan akan menyerang perkembangan otak anak yang menyebabkan anak lebih mudah depresi, memiliki kelemahan dalam akademik, bahkan menjadi sulit tidur.

Dampak Positif Mengkonsumsi Makanan Sehat Bagi Tumbuh Kembang Anak

Sayuran. Satu kata yang terkenal dibenci banyak anak anak. Berwarna tidak menarik, tidak menggugah selera, dan tidak berbau menggoda. Hal inilah yang membuat anak-anak semakin ingin menjauh dari makanan berwarna hijau itu.

Padahal, sayuran adalah salah satu makanan yang kaya akan nutrisi yang sangat dibutuhkan pada masa tumbuh kembang anak. Dengan makan makanan bergizi secara penuh dan optimal, anak akan mudah terhindar dari penyakit karena makanan bergizi dapat membentuk sistem kekebalan tubuh anak tetap terjaga. Penyakit langganan seperti sembelit yang sering terjadi pada anak pun akan mudah dihindari.

Tidak hanya itu, rutin mengkonsumsi makanan sehat dapat membantu mengoptimalkan kecerdasan sang anak. Zat-zat yang terkandung pada sayuran dapat membantu melindungi sel-sel otak anak agar terhindar dari penyakit alzheimer yang biasa diderita orang tua.

Dengan segudang manfaat yang pastinya diinginkan oleh semua orang tua demi kesehatan sang buah hati, mothers pasti kebingungan bagaimana cara untuk membuat para anak mau rutin mengkonsumsi makanan yang disebutkan diatas agar bisa mendapatkan semua manfaatnya.

Tenang saja! Sebenarnya banyak cara yang bisa mothers lakukan untuk membuat sang anak mau mengkonsumsi makanan makanan sehat. Salah satunya adalah dengan membuat tampilan makanan bergizi semakin menarik. Tentu saja, agar si kecil juga lahap memakan makanan yang kaya akan gizi. Mari kita simak apa saja yang bisa mothers lakukan untuk membuat si kecil terpana dengan nikmatnya makanan bergizi!

1. Perbanyak Visualisasi Makanan Bergizi Sedari Kecil

Anak-anak memiliki jiwa petualang yang tinggi. Mereka senang mengeksplor hal baru, mencoba hal baru, dan pasti akan menyiapkan banyak pertanyaan baru di kepalanya. Inilah waktu emas kita mothers! Biasakan untuk membawa anak-anak kita berjalan ke pasar, taman, toko buah dan perlihatkan betapa indahnya makanan-makanan itu.

Anak-anak juga suka benda yang berwarna warni. Bawa si kecil ke tempat yang penuh variasi warna, di toko buah misalnya. Kita bisa melihat pisang yang berwarna kuning, apel berwarna merah, jeruk berwarna orange, dan banyak warna lainnya. Biarkan anak menyentuh buah-buah itu sampai ia terbiasa dan mengenal buah tersebut. Dan akhirnya jatuh hati!

Hal ini pernah saya saksikan secara langsung saat saya bekerja sebagai penjaga toko buah. Ada sepasang suami istri yang rutin membawa anaknya membeli buah. Saat sampai di toko, si anak akan langsung menunjuk buah apa saja yang ia inginkan. Hal ini membuat saya bertanya tanya karena saya jarang menemukan peristiwa seperti ini. Yang biasanya saya lihat saat menjaga toko buah adalah anak-anak yang langsung berlarian ke depan kulkas tempat di mana minuman manis berwarna warni dan es krim kesukaan mereka berada.

Ternyata, ini adalah hasil dari kebiasaan sang orang tua yang membiasakan untuk membawa anak-anaknya ke toko buah. Si ibu juga bercerita bahwa anaknya sangat menyukai sayur asem (makanan khas Indonesia, biasanya merupakan campuran jagung dan sayuran lainnya) yang harus ditemani dengan jus alpukat, sungguh menarik bukan?

Selain itu, kita bisa mengajak si kecil berkunjung ke tempat wisata yang bisa membuat si anak terjun langsung bertemu dengan sayur-sayuran. Misalnya berkunjung ke salah satu wisata bernama Mekarsari yang berada di daerah Cileungsi. Di sana sang anak akan diajarkan cara berkebun dan juga memanen sayuran langsung dari sang ahlinya. Tidak hanya membuat sang anak terbiasa dengan sayuran, ini juga dapat membawa pengetahuan dan pengalaman baru kepada sang anak tentang cara menanam dan memanen sayur-sayuran.

2. Bagikan Pengetahuan Tentang Makanan Bergizi Dengan Cara Yang Menarik

menonton video edukasi tentang makanan bergizi

Sembari membawa anak jalan-jalan ke tempat-tempat di atas, jangan lupa untuk bagikan informasi mengenai makanan tersebut! Misalnya, saat anak menyentuh wortel, ia pasti mulai menyampaikan beribu pertanyaan tentang benda yang ia pegang itu. Inilah kesempatan mothers untuk membuat si kecil jatuh hati pada si wortel.

Beritahu dengan benar bahwa sayur berwarna orange itu kaya akan vitamin A yang sangat bermanfaat untuk mata, sehingga si anak bisa selalu melihat dengan jelas dan dapat terhindar dari pemakaian kacamata. Pastikan mothers menyampaikan dengan cara yang menyenangkan, hindari perkataan yang membuat si anak menjadi takut dan tidak mau memakannya.

Pancing si anak bahwa makanan itu akan sangat enak jika di masak dengan sesuatu, dimsum ayam misalnya! Dimsum ayam akan terasa lebih nikmat jika ditambah irisan wortel diatasnya. Jangan lupa untuk menggodanya terlebih dahulu dengan menunjukkan foto makanan tersebut untuk menggugah selera si kecil. Dijamin besok paginya si kecil akan merengek meminta di masakan dimsum campur dengan irisan wortel!

Kita juga bisa mengajak si anak untuk menonton kartun bersama sama. Pilihlah kartun yang berisi konten informatif yang dapat membawa ilmu baru yang menarik terhadap si anak.

Salah satu video kartun atau animasi yang dapat mothers coba adalah channel Youtube Tv Kids Indonesia. Di sini kita bisa membagikan ilmu pengetahuan kepada sang anak dengan cara yang menarik sehingga sang anak tidak akan mudah bosan. Anak-anak juga terkenal dengan rasa ingin tahunya yang tinggi, dipastikan dengan menonton video yang menarik sang anak akan semakin ingin tau manfaat-manfaat menarik dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

3. Kreasikan Makanan Bergizi Mothers!

Berwarna tidak menarik, tidak menggugah selera, dan tidak berbau menggoda.

Tentunya mothers tidak mau kalimat ini tertanam di pikiran si kecil bukan? Karena itu, mari belajar untuk mengkreasikan makanan untuk si kecil! Kita bisa mulai belajar dari tutorial yang tersedia di Youtube, ada segudang informasi yang bisa kita akses di sana. Salah satunya adalah video milik channel Youtube Dapur Lagi yang berjudul “MASAK TELUR ENAK PARAH !! ANAK ANAK NGGAK PERNAH BOSAN DENGAN RESEP INI”

Dalam video tersebut, sang “chef” Menjelaskan dengan bahan-bahan yang sangat mudah kita temukan dan tentunya bisa kita lakukan sendiri di rumah. Pertama adalah dengan menyiapkan bahan-bahan seperti jagung, telur, wortel, daging ayam, tepung, berbagai sayuran dan berbagai penyedap rasa. Kemudian siapkan peralatan masak seadanya seperti wajan dan spatula. Cara memasaknya pun tergolong mudah, kita tinggal mengikuti step -step yang sudah dijelaskan di dalam video.

Mothers tidak perlu ragu apakah makanan tersebut pasti disukai oleh si kecil atau tidak. Kita tinggal melihat testimoni di kolom komentar dan lihat, bahkan bukan cuma si kecil yang doyan, para orang tuanya juga sangat menggilai resep makanan mudah ini!

Belajar Melalui Blog Masak

Tidak hanya melalui video di Youtube, mothers juga bisa belajar melalui berbagai blog yang tersedia di internet. Salah satu blog yang saya sukai adalah Cookpad. Cookpad adalah blog tempat para orang tua membagikan resep makanan mereka yang tentunya patut kita coba. Resep di sini dijelaskan dengan sangat mudah dan mendetail.

Salah satu resep makanan enak untuk anak yang wajib dicoba adalah kebab sehat ala Ibu Amalia Syazwina. Bahan-bahannya pun cukup mudah ditemukan. Kita bisa menggunakan tortilla (bisa diganti dengan roti), sayur-sayuran seperti sawi, jagung, tomat, mentimun, daging, keju, mayones, dan saus-saus lainnya sesuai dengan selera.

Cara memasaknya pun cukup mudah, kita panaskan terlebih dahulu tortila atau roti tersebut. Angkat tortilla dan roti tersebut jika dirasa sudah cukup kering. Kemudian, masak daging ayam atau sapi hingga matang dan tidak lupa untuk disuwir atau di potong kecil kecil. Masak dengan api sedang untuk memastikan kandungan nutrisi di dalam daging tidak hilang. Kemudian sajikan daging ayam atau sapi dan sayuran sayuran seperti jagung, timun, tomat, sawi di atas tortilla atau roti. Tidak lupa masukan beberapa slice keju dan tuangkan saus dan mayones sesuai selera.

Bagaimana mothers?

Membuat si kecil jatuh hati dengan nikmatnya makanan bergizi tidak sesulit itu bukan? Dengan niat yang tinggi ditambah kasih sayang kita sebagai orang tua yang tentunya berharap yang terbaik untuk sang buah hati, pastinya hal hal di atas akan mudah dilakukan. Selain membuat sang anak mau mengkonsumsi makanan bergizi, dengan melakukan poin-poin di atas, mothers mungkin akan menjadi pengusaha makanan anak yang sukses. Mungkin juga dapat sekaligus menjadi educator tentang makanan makanan sehat untuk anak. Sama seperti peribahasa yang mengatakan “Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui”. Good luck, Mothers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *